WARKOP66 - Luis Suarez masih membela Timnas Uruguay di Piala Dunia 2022. Namun, gelaran di Qatar ini akan menjadi panggung terakhir Suarez bersama La Celeste.
Meski piawai dalam urusan mencetak gol, Luis Suarez juga dikenal sebagai pemain yang cukup kontroversial.
Satu di antaranya yang akan selalu diingat para fan sepak bola ialah aksi berani Suarez menggigit lawannya di lapangan. Setidaknya ada tiga pemain yang menjadi korban "gigitan" El Pistolero.
Melansir Talksport, Senin (28/11/2022), pemain berusia 35 tahun itu tercatat telah bermain dalam 848 pertandingan di level klub dan timnas sepanjang karier profesionalnya.
Dari situ berarti, peluang Suarez menggigit pemain lain adalah satu dari setiap 282 pertandingan. Sebagai pembanding, kemungkinan manusia digigit hiu adalah 1 banding 3,7 juta…
Lantas, siapa saja pemain yang menjadi korban aksi berani dalam karier Suarez?
Berikut ini tiga pemain korban gigitan Luis Suarez, Senin (28/11/202).
Otman Bakkal
Selama jadi kapten di Ajax, Suarez pernah mendapat sanksi larangan bermain dalam tujuh pertandingan karena menggigit bahu gelandang PSV Eindhoven, Otman Bakkal, pada 2010.
Surat kabar Belanda, De Telegraaf, menyebut bintang Uruguay itu sebagai 'Cannibal of Ajax' dan itu menjadi julukan yang melekat sepanjang kariernya.
Branislav Ivanovic
Tiga tahun kemudian Suarez meluncurkan aksinya kembali. Kali ini Branislav Ivanovic yang menjadi korban, tepatnya saat Liverpool dan Chelsea bermain imbang 2-2 pada April 2013.
Wasit yang memimpin pertandingan melewatkan kejadian ini, tetapi tidak dengan FA.
FA menjatuhkan sanksi kepada sang penyerang dengan larangan 10 pertandingan. Apes, di musim itu, Liverpool kalah dalam perebutan gelar juara Premier League, hanya dengan selisih dua poin dari Manchester City, yang keluar sebagai pemenang.
Jadwal Uruguay di Piala Dunia 2022
Kamis, 24 November 2022
Uruguay 0-0 Korea Selatan
Selasa, 29 November 2022
02:00 WIB: Portugal vs Uruguay - SCTV, Vidio, Moji, NEX Parabola
Jumat, 2 Desember 2022
22.00 WIB: Ghana vs Uruguay - Vidio

No comments:
Post a Comment